images (7) Kehidupan yang panah ini tak luput dari kesedihan dan kegagalan. Saya sebagai murid SMA sedikit merasakan kesedihan yang begitu mendalam dari namanya mendapatkan nilai yang kecil, selalu remidial, di tinggal sahabat pergi hingga akhirnya dimarahin guru. Pada awal proses pendewasaan saya pernah berfikir kenapa ini selalu terjadi ? kenapa gak itu aja sih ? coba kalo aku enggak kayak gitu pasti hasilnya enggak sekecil ini ? yah itu lah yang saya lakukan waktu saya mengalami dysthimia. Pernah berfikiran untuk menangis dan mengurung diri atau bahkan gak mau manggil orang lain sedikitpun.

Tapi, sejenak saya berfikir apakah dengan hal bodoh itu saya bisa menambah nilai saya ? apakah saya tidak di marahin guru lagi atau bahkan semua teman saya jadi dekat dengan saya ? dan jawaban itu enggak . itu mustahil ! jadikan semua ini sebagai PELAJARAN yang berharga kita boleh menyesal tapi tidak untuk SELAMANYA. menyesal itu dilakukan untuk membuat kita mengambil sebuah evaluasi buat diri kita, gak selamanya menyesal hisa buat kita berfikiran positif kalo kebanyakan enyesal juga akan berakibat vatal buat kita, bisa-bisa kita jadi depresi , berpikiran negativ dan mungkin nanti jadi gila.

About ichapajrisadwiputri

an ordinary people who always do the extraordinary things. :)

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s